Kala Nanti


Dalam jeda waktu yang panjang, hidup terasa seperti ruang kosong 

sunyi yang tak bersuara, hari-hari berjalan tanpa jejak makna.

Aku melangkah, namun tak pernah benar-benar sampai ke mana-mana.


Hingga suatu saat, entah dari semesta bagian mana,

hadir sesuatu yang tak pernah kurencanakan dan itu

adalah kamu.............


Awalnya, aku hanya berani memandang dari jauh, menyusun kagum dalam diam,

tanpa sedikit pun keberanian, untuk berharap memilikimu.


Namun waktu, diam-diam bekerja, Dan tanpa kusadari,

kamu menjelma cahaya kecil di tengah gelap yang lama kupeluk.


Perlahan, aku menemukan arah, menyusun kembali langkah yang sempat hilang.

Dan di setiap tujuan yang kubayangkan, namamu selalu ada di sana. dan kamu bagian dari itu.


Satu nama yang tak pernah lepas dari langit doaku

Yaitu kamu...


Tak pernah sekali pun aku cukup berani. membayangkanmu menjadi milikku.

Bahkan dalam mimpi yang paling sunyi, aku memilih menahan diri.


Namun semesta punya caranya sendiri, dan pada waktu yang tak pernah kuduga,

kamu hadir bukan lagi sebagai angan, melainkan nyata dalam hidupku.

Komentar